Sunday, June 14, 2015

Jika Kau Melupakanku

Aku ingin kau mengerti
satu hal.

Kau sendiri mengerti
jika aku memandang
bulan kristal, pada ranting merah
oleh musim gugur yang gemulai dari jendelaku
jika aku menyentuh
dekat bara api
abu yang tidak terjamah
atau tubuh kayu yang kusam
semua membawaku padamu,
seolah segala yang ada
aroma, cahaya, logam,
adalah perahu kecil
yang berlayar
menuju pulau kecilmu yang menantiku

Tetapi,
jika sedikit demi sedikit kau berhenti mencintaiku
aku akan berhenti mencintaimu sedikit demi sedikit

Jika tiba-tiba
kau melupakanku
janganlah mencariku
karena aku akan telah melupakanmu

Jika kau pikir
angin yang meniup layarku
melalui hidupku
terlalu lama dan gaduh
dan kau memutuskan
untuk meninggalkanku di pantai
hati tempatku berakar
ingatlah
bahwa pada hari itu,
pada waktu itu,
aku akan melepaskan tanganku
dan akarku akan pergi
menuju lahan yang lain

Tetapi
jika hari demi hari
waktu demi waktu
kau rasa bahwa kau ditakdirkan untukku
dengan manis yang tak terkira
jika setiap hari sekuntum bunga
merambat menuju bibirmu untuk mencariku,
cintaku, milikku,
dalam diriku api itu akan terus membara,
dalam diriku tiada yang padam atau terlupa,
cintaku hidup dalam cintamu, kekasihku,
dan selama kau hidup, itu akan selalu berada dalam pelukmu
tanpa meninggalkan milikku

(Terjemahan sendiri dari puisi If You Forget Me oleh Pablo Neruda)


No comments: