Musim penghujan sudah berhenti; panas teriklah yang menggantikan. Namun saat ini aku sudah merindukan hujan. Aku ingin hujan membasahi seluruh tubuhku. Aku ingin berlari dan berteriak dalam tiap tetesan air yang tak berhenti, berharap bahwa aliran itu akan membawaku pergi dan menghilang ke tempat manapun, yang jelas bukan di sini.
Aku ingin pergi bersama hujan, ke tempat dimana aku dapat menemukan ketenangan dan kebebasanku. Aku ingin berada di manapun hangat terasa, tempat dimana ada ketulusan. Ingin rasanya aku dapat merasa berharga, sedikit saja walau aku tak pantas.
Namun semua hanyalah khayalan dan impian, yang membuatku gelap mata. Apa yang menjadi harapan sudah jatuh ke tanah bersama hujan dan sirna. Mungkin semua yang terlalu menyakitkan untuk diingat harus selalu terngiang. Mungkin rasa sakit lebih mudah dimunculkan daripada dihilangkan. Mungkin hujan sungguh sudah berhenti, dan memang tidak semua hujan berakhir dengan pelangi.
Namun semua hanyalah khayalan dan impian, yang membuatku gelap mata. Apa yang menjadi harapan sudah jatuh ke tanah bersama hujan dan sirna. Mungkin semua yang terlalu menyakitkan untuk diingat harus selalu terngiang. Mungkin rasa sakit lebih mudah dimunculkan daripada dihilangkan. Mungkin hujan sungguh sudah berhenti, dan memang tidak semua hujan berakhir dengan pelangi.
No comments:
Post a Comment