untuk melangkah menuju asa
menembus segala rasa
yang menyesakkan dada
Berdiri menahan lara
mencoba dan meronta
meraih setengah jiwa
yang ada dalam tiada
tersayat dengan luka
menempa noda
Bahwa yang terburuk bukan derita
namun hati pada raga
tersembunyi oleh tawa
tersembunyi oleh tawa
membuatnya tak tiada!

No comments:
Post a Comment